Ulasan Musik: Ronaldisko
27 Juli 2008 at 8:40 am Tinggalkan Komentar
Ronal Surapradja, seorang aktor yang kita kenal dari Extravaganza, baru saja mengeluarkan album baru berjudul Ronaldisko. Dalam pembuatan album ini, ia dibantu oleh DJ.M, Luthfi dan Indra Lesmana. Album ini berisi 9 lagu bernuansa tahun 80-an yang kental dengan suara synthesizer.
Bagus juga.
Sebenarnya aku membeli album ini karena berharap mirip dengan musik Electric Light Orchestra pada masa awal 80-an. Sejak mengenal mereka, aku lebih mengapresiasi musik yang menggunakan synthesizer. Pada akhirnya memang berbeda, tapi aku tetap menyukainya.
Menurutku, album ini menarik karena lagu-lagunya bervariasi, tapi tetap dalam nuansa 80-an. Selain lagu yang sangat kental dengan synthesizer-nya seperti “Penakluk Wanita” dan “Dunia Gembira (Dugem)” dan lagu berirama lambat seperti “Rindu-rindu” dan “Sombong”, ada juga lagu yang lebih nge-rock seperti “Kau Tak Kan Pernah Bisa”, dan “Optimis”, bahkan menurutku “Optimis” terdengar seperti Franz Ferdinand.
Irama sebagian besar lagu ini tidak seperti lagu dugem. Mungkin bagi orang lain ini hal yang jelek, tapi aku lebih menyukai musik yang seperti itu karena synthesizer sudah terlalu sering dikaitkan dengan lagu dansa. Terdengar lebih menarik apabila alat musik itu digunakan sebagaimana mestinya, yaitu sebagai salah satu alat bagi pemusik untuk menciptakan lagu dengan musikalitas tinggi.
Sebagai bayangan, berikut adalah klip untuk lagu “Maya”.
Entry filed under: Ulasan. Tags: musik Indonesia, Ronaldisko, Ulasan.
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed